Phranakorn-Nornlen, a hidden gem in Bangkok

Setiap kali ke Bangkok saya pasti tinggal di salah satu hotel berbintang di daerah Sukhumvit karena tujuan kunjungan ke Bangkok umumnya untuk meeting. Ini yang membuat kesan saya tentang Bangkok adalah kota yang macet, padat, panas, kering….pokoknya bukan destinasi untuk berlibur.

Sampai suatu hari saya membaca review tentang boutique hotel di daerah Phranakorn yang bergaya vintage. Dengan berbekal tiket dari promosi Garuda early-bird sayapun meluncur ke Bangkok untuk berlibur.

Hotel Phranakorn-Nornlen terletak di daerah Phranakorn yang tidak jauh dari Grand Palace dan sungai Chao Phraya. Dermaga Thewet (Thewet Pier) di tepi sungai Chao Phraya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dan dari sini kita bisa melakukan wisata sungai ataupun mengunjungi tempat wisata tanpa terkena macetnya jalan raya. Nornlen sendiri berarti “laid back” atau “santai” karena begitu masuk ke hotel ini rasanya tidak ingin keluar. Suasananya sangat menyenangkan untuk bersantai dan bermalas-malasan. Tidak terdengar suara lalu lintas Bangkok yang terkenal padat, bahkan yang terdengar adalah kicauan burung. Luar biasa!

Hotel ini tidak terletak di pinggir jalan besar, harus masuk ke lorong 1 (sol 1) dari jalan Krung Kasem. Tampak luar dari hotel ini juga sangat biasa, berkesan rustik. Tapi hati saya sudah melonjak girang begitu melihat pintu gerbangnya, padahal saya tiba sudah agak larut malam sekitar jam 11.

Bangkok18  Bangkok11

Benar saja, hotel ini seperti surga untuk saya yang suka dengan barang-barang vintage karena setiap jengkalnya diisi dengan benda-benda dari masa lalu. Rasanya saya tidak melihat satupun benda moderen di hotel ini kecuali mesin cuci dan peralatan masak. Furniturenya terbuat dari kayu daur ulang.

Bangkok1 Bangkok7 Bangkok13 Bangkok17

Hotel ini memiliki 30 kamar yang cocok untuk berbagai macam traveler. Saya yang suka traveling sendiri memilih kamar single dengan tarif 1800 Baht. Kamar double tarifnya 2200 Baht dan kamar keluarga untuk 4 orang hanya 3600 Baht. (1 THB = 383 IDR). Semuanya sudah termasuk sarapan yang lezat, free internet, kamar ber-AC, kamar mandi dengan air panas, dan staff hotel yang ramah.

Bangkok3 Bangkok4 Bangkok2

Seluruh kamar tidur terletak di lantai 2 dan 3, lantai 1 adalah area untuk makan dan bersantai, sementara lantai 4 adalah roof-top restoran yang langsung menghadap patung Buddha raksasa. Karena hotel ini menganut prinsip green-living maka tidak ada lift untuk mengangkut kita naik.

Bangkok14 Bangkok6 Bangkok5 Bangkok15

Pada saat check-in saya mendapat welcome gift berupa essential oil, body lotion dan sabun yang dibuat oleo para karyawan sendiri. Semua karyawannya adalah anak-anak muda yang penuh semangat dan dedikasi terhadap lingkungan. Mereka juga sangat membantu saya mencari boat untuk menyusuri sungai Chao Phraya. Dari hari Senin sampai Jumat ada workshop gratis yang bisa diikuti oleh semua tamu: membuat sabun, mengukir sabun, menjahit, dan Thai cooking class. Tempatnya di ruang serba guna merangkap ruang bermain anak yang luas dan terang. Selain itu juga ada gift shop yang menjual berbagai hasil kerajinan tangan dan produk-produk aromatherapy.

Bangkok9 Bangkok8 Bangkok12

Salah satu layanan yang menurut saya sederhana tapi sangat membantu adalah air dingin dengan 3 rasa yang selalu tersedia di living area. Enak sekali menjelajah internet sambil duduk-duduk di kursi kayu dengan bantal-bantal empuk dan air dingin yang menyegarkan.

Bangkok10 Bangkok16


 www.phranakorn-nornlen.com

Date of travel: 14-16 November 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: